Langsung ke konten utama

Proses Pembuatan Dodol Betawi

Nama makanan dodol betawi pastinya sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Makanan yang sangat populer di daerah Betawi ini kerap dijadikan sebagai hidangan saat hari besar, seperti hari raya idul fitri atau saat acara hajatan. Dodol betawi memiliki sifat yang bisa bertahan cukup lama. Dodol betawi memiliki cita rasa yang legit, manis, dan kenyal. Untuk Anda yang ingin mencoba membuat dodol betawi bisa ikuti langkah-langkah berikut ini.

Alat :
1. Kuali atau wajan;
2. Pengaduk atau sodet yang terbuat dari kayu.

Bahan-Bahan :
1. Satu kg tepung ketan;
2. Tujuh ratus gram gula merah;
3. Tujuh ratus gram gula pasir;
4. Satu liter santan;
5. Daun pandan tiga lembar.

Langkah-Langkah Pembuatan.

1. Panaskan Gula Merah

Untuk langkah pertama pembuatan dodol betawi, panaskan gula merah hingga meleleh. Proses pemanasan dilakukan di atas kuali atau wajan.

2. Saringlah Gula dan Santan

Setelah gula merah meleleh, langkah selanjutnya adalah menyaring gula merah. Bukan hanya gula merah, santan juga harus disaring terlebih dahulu.

3. Tuangkan Santan ke Tepung Ketan

Uleni tepung ketan dengan santan. Namun, tuangkan sebagian santan saja.

4. Masukkan Santan ke Kuali

Sebagian santan yang tersisa sebelumnya dimasukkan ke dalam kuali atau wajan. Masak santan hingga menjadi minyak.

5. Masukkan Adonan ke Kuali

Setelah santan dimasukkan ke kuali, lalu masukkan gula merah, daun pandan, adonan tepung ketan. Aduklah adonan dodol hingga lebih kurang 7 jam.

6. Tempatkan Dodol dengan Plastik

Gunakan plastik sebagai wadah atau kemasan dodol agar tidak lengket.

7. Dodol Siap disajikan

Setelah melakukan proses dengan waktu yang lama, akhirnya Anda dapat menikmati dodol betawi. Simpanlah dodol betawi di tempat sejuk.

Komentar