Banjir Lenteng Agung
Banjir
merupakan peristiwa yang terjadi karena meluapnya air yang tidak tertampung
oleh sungai atau saluran air. Di Jakarta, banjir merupakan fenomena yang sering
terjadi di berbagai wilayah, khususnya di Jakarta Utara. Akan tetapi, hal ini
tidak menutup kemungkinan bahwa banjir dapat terjadi di wilayah lain, salah
satunya di wilayah Jakarta Selatan, tepatnya di Lenteng Agung.
Banjir di Lenteng Agung sering terjadi saat musim hujan, disebabkan oleh curah hujan yang tinggi. Kondisi tersebut diperparah dengan perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan sehingga menyumbat aliran air. Ketinggian banjir di Lenteng Agung bisa mencapai 1,2 meter dan merendam puluhan rumah warga. Tercatat pada tahun 2018, terdapat 51 rumah terendam banjir. Selain itu, banjir juga mengganggu akses jalan, dan petugas PLN juga harus turun ke perumahan warga untuk mematikan listrik agar tidak terjadi kerusakan atau korsleting listrik.
Dampak yang ditimbulkan dari banjir, antara lain warga yang tinggal di sekitar Lenteng Agung terpaksa harus mengungsi, banyak warga kehilangan harta benda, dan gangguan kesehatan, seperti diare dan gatal-gatal. Oleh karena itu, korban banjir di sana sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah.
Mengingat banjir sangat merugikan, maka dari itu kita sebagai manusia yang menempati bumi ini harus bisa menjaga lingkungan, dimulai dari lingkungan sekitar kita. Untuk mewujudkannya, dapat dilakukan kegiatan kerja bakti dan reboisasi. Dengan begitu, kita telah melakukan gerakan antisipasi banjir.
Komentar
Posting Komentar